Halo sahabat selamat datang di website beritaperang.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 5 Berita Terpopuler: Kunci Kemenangan Militer AS Perangi China oleh - beritaperang.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Lima berita terpopuler telah dirangkum oleh redaksi Mata Mata Politik hari ini. Mulai dari kunci kemenangan AS atas perang melawan China di lautan hingga sejarah pemakzulan Nixon. Simak daftarnya.

1. Perangi China, Ini Kunci Kemenangan AS di Lautan

David Axe menulis di The National Interest, konvoi lima kapal kargo Amerika disimulasikan di perairan sengketa pada September 2019 selama uji coba kemampuan armada Amerika Serikat (AS). Simulasi, sebuah konvoi gaya Perang Dunia II itu menggarisbawahi pentingnya rencana perang AS serta mengantisipasi kekurangan pengawalan angkatan laut yang telah memicu kepanikan kecil di antara perencana militer.

Kelima kapal dalam uji konvoi Pantai Timur termasuk kapal kargo roll-on/roll-off USNS Benavidez, USNS Gilliland, USNS Mendonca, USNS Pfc. Eugene A. Obregon, dan USNS Sgt. Matej Kocak.

Kelima kapal tersebut milik Komando Sealift Militer AS, cabang transportasi Angkatan Laut Paman Sam. MSC mengoperasikan lebih dari 100 kapal, tapi banyak dari mereka yang tidak aktif di pelabuhan-pelabuhan utama selama masa damai. Sementara, saat krisis, para pelaut Angkatan Laut dan sipil dengan cepat akan mengaktifkan kembali kapal-kapal itu.

Selengkapnya, https://www.matamatapolitik.com/perangi-china-ini-kunci-kemenangan-as-di-lautan-analisis/.

2. Hari Ini dalam Sejarah: DPR AS Memulai Pemakzulan Nixon

Pada 27 Juli 1974, Komite Kehakiman DPR Amerika Serikat merekomendasikan agar presiden ke-37, Richard M. Nixon, dimakzulkan dan dipecat dari jabatannya. Proses pemakzulan dipicu karena serangkaian skandal politik yang melibatkan pemerintahan Nixon, yang kemudian dikenal sebagai Watergate.

Skandal Watergate pertama kali terungkap setelah pembobolan pada 17 Juni 1972, di markas nasional Partai Demokrat di kompleks hotel dan apartemen Watergate di Washington, DC Sekelompok pria yang terkait dengan Gedung Putih kemudian ditangkap dan didakwa dengan kejahatan tersebut.

Ini bukan perampokan biasa: Para pencuri tersebut terhubung ke kampanye pemilihan kembali Presiden Richard Nixon, dan mereka ketahuan menyadap telepon dan mencuri dokumen. Wartawan The Washington Post Bob Woodward dan Carl Bernstein mengungkapkan peran Nixon dalam konspirasi.

Baca beritanya di https://www.matamatapolitik.com/hari-ini-dalam-sejarah-dpr-as-memulai-pemakzulan-nixon-historical/.

3. Anak-anak Tahanan Perang Korea yang Tak Pernah Pulang

Ketika Perang Korea berakhir pada 1953, sekitar 50.000 tawanan perang Korea Selatan ditahan di Utara. Banyak yang dipaksa melakukan pekerjaan yang bertentangan dengan keinginan mereka. Beberapa sisanya terbunuh. Sekarang anak-anak mereka berjuang untuk pengakuan, tulis wartawan BBC Korea, Subin Kim.

Ketika gencatan senjata ditandatangani pada 27 Juli 1953, tentara Korea Selatan telah menduga akan ada pertukaran tahanan dan mereka akan dipulangkan. Namun sebulan sebelum gencatan senjata, Presiden Korea Selatan Syngman Rhee secara sepihak membebaskan lebih dari 25.000 tahanan Korea Utara, untuk menyabot gencatan senjata. Dia ingin pasukan PBB membantunya menyatukan kembali negara di bawah Korea Selatan. Banyak yang percaya langkah itu membuat repatriasi tahanan Korea Selatan lebih sulit.

Selengkapnya, https://www.matamatapolitik.com/anak-anak-tahanan-perang-korea-yang-tak-pernah-pulang-in-depth/.

4. Apakah Mahan Air Iran ‘Maskapai Penerbangan Teroris’?

Meski liputan-liputan tentang insiden yang melibatkan jet tempur Amerika dan maskapai Mahan Air pada Jumat (24/7) tampaknya menyalahkan AS, pandangan yang lebih dekat pada maskapai penerbangan Iran tersebut mempertanyakan tujuan jahat Iran.

Menurut Stephen Bryen dalam analisisnya yang dimuat di Asia Times, tujuan itu tidak sulit dilihat jika kita melihat latar belakang Mahan Air. Maskapai ini bukan merupakan maskapai komersial biasa.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyebut Mahan Air sebagai “maskapai penerbangan teroris.” Namun jauh sebelum itu, pada 12 Desember 2011, Departemen Keuangan AS mengumumkan penunjukan Mahan Air sebagai pendukung material dan transportasi terorisme, “untuk memberikan dukungan finansial, material, dan teknologi kepada Pasukan Quds Garda Revolusi Islam (IRGC-QF).”

Baca beritanya di https://www.matamatapolitik.com/apakah-mahan-air-iran-maskapai-penerbangan-teroris-analisis/.

5. Perombakan Tim Ekonomi Jokowi, Kenapa Tidak?

Dalam analisis di Modern Diplomacy, komposisi tim ekonomi dalam kabinet masa jabatan kedua Jokowi, tampaknya butuh revolusi besar-besaran. Itu penting dilakukan guna membangun fondasi fundamental ekonomi nasional menuju Indonesia 2045 yang selaras dengan pidato pelantikannya, 20 Oktober 2019. Dibekingi oleh Airlangga Hartarto, yang rekam jejaknya tidak begitu baik dalam proses pencegahan deindustrialisasi nasional dalam lima tahun terakhir, harapan Jokowi untuk meningkatkan sektor industri dan jasa, industri manufaktur, akan sulit diatasi.

Selengkapnya, https://www.matamatapolitik.com/perombakan-tim-ekonomi-jokowi-kenapa-tidak-analisis/.

 

Penulis dan editor: Purnama Ayu Rizky

Keterangan foto utama: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada tahun 2017. (Foto: Agence France-Presse/Getty Images/Nicolas Asfouri)

Itulah tadi informasi dari situs slot online mengenai 5 Berita Terpopuler: Kunci Kemenangan Militer AS Perangi China oleh - beritaperang.xyz dan sekianlah artikel dari kami beritaperang.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.